ASAM SELONG (Eugenia Uniflora L)

Diposting pada
ASAM SELONG (Eugenia Uniflora L)

Asam selong (Eugenia Uniflora L). Tanaman ini sering disebut cermai belanda. Tanaman ini juga sering ditanam di taman atau halaman rumah.

Tanaman asam selong (Eugenia Uniflora L) berbatang kayu, lingkar batang 5-10 cm, dan tinggi tanaman antara 2 sampai 5 meter. Cabangnya cukup banyak. Daunya licin seperti mangandung lilin dan berukuran kecil, tapi memanjang. Daunya yang muda berwarna merah tua. Bunganya kecil-kecil berwarna kuning susu. Buahnya bulat kecil, beralur-alur seperti buah cermai dan bertumpu pada putik mahkota di ujung buah. Warna buah beragam, kuning, merah, dan merah tua kehitaman. Rasanya masam manis. Buah asam selong yang masak dapat disajikan sebagai buah meja, dan dapat dibuat selai atau manisan basah.

Asam selong (Eugenia Uniflora L)

Perlu kalian ketahui, tanaman asam selong berasal dari Brazil. Kemudian tanaman ini menyebar ke seluruh daerah tropika lainnya. Di tanah air kita tanaman ini dapat tumbuh subur pada daerah yang berketinggian 300 meter dari permukaan laut.

Untuk pengembangbiakan tanaman ini, dapat kalian lakukan melalui pencangkokan atau melalui biji-bijinya yang disemaikan terlebih dahulu.

Pengembangbiakan tanaman asam selong (Eugenia Uniflora L) melalui pencangkokan merupakan cara yang terbaik karena tanaman akan lebih cepat berbuah.

Cara bertanam asam selong (Eugenia Uniflora L)

Mari kita coba belajar bertanam tumbuhan ini melalui pencangkokan.

  • Pembuatan bibit cangkok sebaiknya pada awal musim penghujan, agar pertumbuhan akarnya jauh lebih cepat dibandingkan dengan waktu musim kemarau.
  • Carilah cabang tanaman yang tegak dan lurus. Panjang sekitar 75 cm, dan besarnya sekitar 2-2,5 cm. Cangkoklah cabang ini sampai tumbuh akarnya.
  • Bila cangkok telah berakar banyak (sekitar 3 bulan), berarti cabang ini sudah waktunya dipisahkan dari batang induknya.
  • Potonglah batang cangkokan sekitar 10 cmdi bawah tali pembungkus media.
  • Buang tali serta pembungkus medianya, dan tanamkan dalam polybag yang telah diisi tanah+kompos.
  • Pangkas sebagian ranting dan daun-daunnya.
  • Dederkan tanaman bibit ini di bawah pepohonan. Usahakan agar tanaman setiap hari mendapatkan sinar matahari pagi. Pendederan ini harus dilakukan selama kurang lebih 3 bulan.
  • Selama pendederan, bibit harus tetap disiram setiap haris secara teratur, terkecuali kebetulan hari turun hujan. 3-4 minggu menjelang pemindahan bibit ke kebun, lubang penanaman harus segera kalian buatkan.
  • Galilah lubang penanaman dengan ukuran 40x40x40 cm. Aduklah tanah galian dengan 2 kaleng blek pupuk kandang.
  • Setelah itu, tanah tersebut dimasukkan kembali ke lubang tanaman, biarkan terbuka sampai waktunya penanaman.
  • Pada waktu pemindahan bibit ke lubang penanaman, polybag dibuang. Bibit ditanam berikut tanah yang mengikat pada akar.
  • Buatlah pelindung sementara untuk melindungi tanaman muda dari sengatan sinar matahari dan derasnya air hujan. Selain itu, kalian tetap harus menyiramnya setiap hari hingga tunas-tunas percabangan yang baru tumbuh menjadi cabang-cabang yang berdaun subur. Tumbuhan asam selong (Eugenia Uniflora L) sudah dapat berbuah pada umur 3-4 tahun setelah penanaman.

Demikianlah penjelasan tentang asam selong (Eugenia Uniflora L) yang dapat serba-makalah sajikan. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Terimakasih banyak.

Nb:

T. Muchtar Naesin, Mari Kita Belajar Melestarikan Tanaman Buah (Buku Keempat), (Jakarta: CV. Indradjaya, 2002), hlm. 12-16

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *