Dampak Trafficking

Diposting pada
Dampak Trafficking

Di bawah ini akan dijelaskan dampak trafficking. Berikut penjelasannya.

Trafficking merupakan kejahatan luar biasa yang sulit untuk dikendalikan. Dari hasil penelitian dan infestigasi yang dilakukan oleh lembaga-lembaga yang peduli terhadap masalah ini, teridentifikasi bahwa dampak trafficking dapat disimpulkan sebagai berikut.

Baca juga:

Faktor-faktor penyebab trafficking

Mendanai kejahatan terorganisir

Menurut PBB, trafficking merupakan praktik industri kriminal terbesar ketiga dunia yang menghasilkan sekitar 9.5 juta USD dalam pajak tahunan. Perdagangan manusia juga merupakan salah satu industri kriminal yang paling menguntungkan dan sangat terkait dengan pencurian uang (money laundering), perdagangan narkoba, pemalsuan dokumen, dan penyelundupan manusia.

Melemahkan potensi sumber daya manusia terutama anak-anak dan perempuan

Perdagangan manusia memiliki dampak negatif pada pasar tenaga kerja, yang menimbulkan hilangnya sumber-sumber daya manusia yang tidak dapat diperoleh kembali. Beberapa dampak perdagangan manusia mencakup upah yang kecil, resiko terkait dengan kesehatan dan pendidikan bagi perempuan maupun anak-anak yang menjadi penyumbang melemahnya sumber daya manusia. Dampak-dampak ini selanjutnya mengakibatkan hilangnya produktivitas dan kekuatan pendapatan di masa mendatang. Memaksa anak-anak untuk bekerja 10 hingga 18 jam per hari di usia-usia awal menghalangi mereka mendapat pendidikan dan memperkuat putaran kemiskinan dan buta huruf yang memperlambat perkembangan kemajuan sebuah bangsa.

Merusak kesehatan masyarakat

Para korban perdagangan seringkali mengalami kondisi yang kejam yang mengakibatkan trauma fisik, seksual dan psikologis. Infeksi-infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual, penyakit inflammatori pelvic, dan HIV/AIDS seringkali merupakan akibat dari prostitusi yang dipaksakan. Kegelisahan, insomnia, depresi dan penyakit pasca traumatis stres adalah wujud psikologis umum di antara para korban. Kondisi hidup yang tidak sehat dan sesak, ditambah makanan yang miskin nutrisi, membuat korban dengan mudah mengalami kondisi kesehatan yang sangat merugikan seperti kudis, TBC, dan penyakit menular lainnya. Anak-anak menderita masalah pertumbuhan dan perkembangan dan menanggung derita psikologi kompleks dan syaraf akibat kekurangan makanan dan hak-haknya serta mengalami trauma.

dampak trafficking

Menumbangkan wibawa pemerintah

Perdagangan manusia merusak usaha-usaha pemerintah untuk menggunakan wewenangnya, mengancam keamanan penduduk yang rentan. Pemerintah tidak dapat melindungi perempuan dan anak-anak yang diculik dari rumah dan sekolah mereka atau tenaga kerja perempuan yang berada di tempat transit atau penampungan. Selain itu, uang suap yang dibayarkan oleh para pelaku perdagangan menghalangi upaya-upaya pemerintah untuk memerangi korupsi yang dilakukan di antara para aparat penegak hukum di tingkat kepolisian, aparat imigrasi, dan aparat penegak hukum di pengadilan.

Memakan biaya ekonomi yang sangat besar

Organisasi Buruh Internasional (ILO-International Labor Organization) dalam sebuah penelitian tentang biaya dan keuntungan dari penghapusan bentuk-bentuk terburuk kerja paksa pada anak-anak yang definisinya meliputi perdagangan anak. ILO menyimpulkan bahwa perolehan ekonomis dari penghapusan bentuk-bentuk terburuk kerja paksa pada anak-anak sangat besar (puluhan juta dolar pertahun) karena meningkatnya perekrutan anak-anak yang terjebak dalam kerja. Dana tersebut sebenarnya dapat digunakan untuk pendidikan dan kesehatan anak-anak agar mereka dapat hidup lebih baik.

Baca juga:

Makalah perdagangan manusia di Indonesia

Demikianlah dampak trafficking yang dapat serba-makalah sajikan. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Terimakasih kepada Pak Udiyo Basuki yang telah membingbing saya dalam penulisan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *