Macam-macam Pengadilan dalam Lingkungan Peradilan Militer

Diposting pada

serba-makalah pada kesempatan kali ini akan menyajikan:

Macam-macam Pengadilan dalam Lingkungan Peradilan Militer

Berdasarkan Pasal 12 UU NO. 31 Tahun 1997 Macam-macam Pengadilan dalam lingkungan peradilam militer terdiri dari:

  1. Pengadilan Militer

    Pengadilan Militer memeriksa dan memutuskan pada tingat pertama pidana yang terdakwanya adalah:
    – Prajurit yang berpangkat Kapten ke bawah
    – Mereka yang berdasarkan Undang-undang disamakan dengan prajurit yang terdakwanya “termasuk tingkat kepangkatan” Kapten kebawah, misalnya PNS Golongan III/C.
    – Mereka yang atas keputusan Panglima dengan Menteri Kehakiman harus diadili oleh Pangadilan Militer.

  2. Pengadilan Militer Tinggi

    Pengadilan Militer Tinggi pada tingkat pertama:

    > Memeriksa dan memutus perkara pidana yang terdakwanya adalah:
    – Prajurit atau salah satu prajuritnya berpangkat Mayor keatas.
    – Mereka yang berdasarkan Undang-undang disamakan dengan prajurit, yang terdakwanya “termasuk tingkat kepangkatan” Mayor keatas dan.
    – Mereka yang berdasarkan keputusan Pengadilan dengan Menteri Kehakiman harus diadili oleh Pangadilan Militer Tinggi.

    > Memeriksa, memutus dan menyelesaikan sengketa Tata Usaha Angkatan Bersenjata.
    – Memeriksa dan memutus pada tingkat banding perkara pidana yang telah diputus oleh Pangadilan Militer dalam daerah hukumnya yang dimintakan banding
    – Memutus pada tingkat pertama dan terakhir sengketa kewenangan mengadili antara Pengadilan Militer dalam daerah hukumnya.

  3. Pengadilan Militer Utama

    > Pengadilan Militer utama memeriksa dan memutus pada tingkat banding perkara pidana dan sengketa Tata Usaha Angkatan Bersenjata yang telah diputus pada tingkat pertama oleh Pengadilan Militer Tinggi yang dimintakan banding

    > Memutus pada tingkat pertama dan terakhir semua sengketa, dengan wewenang mengadili:
    – antar Pengadilan Militer yang berkedudukan didaerah hukum Pengadilan Militer Tinggi yang berlainan
    – antar Pengadilan Militer Tinggi
    – antar Pengadilan Militer Tinggi dan Pengadilan Militer sengketa tersebut terjadi.

    > Memutus perbedaan pendapat antara Perwira Penyerah Perkara dan Oditur tentang diajukan atau tidaknya suatu perkara kepada Pengadilan dalam lingkungan peradilan militer atau Pengadilan dalam lingkungan peradilan umum.

    > Melakukan pengawasan terhadap:
    – Penyelenggaraan peradilan di semua lingkungan pengadilan Militer, Pengadilan Militer Tinggi dan Pengadilan Militer Pertempuran di daerah hukumnya masing masing
    – Tingkah laku dan perbuatan para hakim dalam menjalankan tugasnya.

    > Pengadilan Militer Utama berwenang untuk meminta keterangan tentang hal-hal yang bersangkutan dengan (teknis peradilan) dari Pengadilan Militer, Pengadilan Militer Tinggi dan Pengadilan Militer Pertempuran.

    > Pengadilan Militer Utama memberi petunjuk, teguran atau peringatan yang dipandang perlu kepada Pengadilan Militer, Pengadilan Militer Tinggi dan Pengadilan Militer Pertempuran.
    Pengawasan dan kewenangan tersebut diatas tidak mengurangi kebebasan Hakim dalam memeriksa dan memutus perkara.

    > Meneruskan perkara yang (dimohonkan) kasasi, peninjauan kembali, dan grasi kepada Mahkamah Agung.

  4. Pengadilan Militer Pertempuran

    Pengadilan Militer Pertempuran berwenang memeriksa dan memutus pada tingkat pertama dan terakhir perkara pidana yang dilakukan oleh prajurit di daerah pertempuran. Pengadilan Militer pertempuran bersifat mobil mengikuti gerakan pasukan dan berkedudukan serta berdaerah hukum di daerah pertempuran.

Demikianlah macam-macam pengadilan dalam lingkungan peradilan militer, sekian dan terimakasih banyak. Semoga bermanfaat.

nb: Sugiman, Hukum Acara Pidana Militer, UIN Sunan Kalijaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *