Pengertian Perubahan Sosial dan Ciri-cirinya

Diposting pada
Pengertian Perubahan Sosial dan Ciri-cirinya

Perubahan sosial adalah perubahan situasi dalam masyarakat baik perubahan progresif maupun regresif sebagai akibat adanya ketidaksesuaian di antara unsur-unsur sosial yang ada sehingga membentuk suatu pola kehidupan dan aktivitas yang baru. Perubahan-perubahan situasi dalam masyarakat inilah yang dinamakan perubahan sosial. Pada masyarakat tradisional perubahan-perubahan sosial yang terjadi semata-mata didasarkan pada perubahan unsur-unsur alam yang kemudian diikuti dengan penyesuaian-penyesuaian. Akan tetapi pada masyarakat modern perubahan-perubahan sosial yang terjadi lebih ditentukan oleh tangan dan pikiran manusia dalam bentuk suatu perencanaan pembangunan atau pengembangan yang lebih matang.

Di bawah ini akan disampaikan pengertian perubahan sosial dari para tokoh sebagai berikut.

Menurut Pitirin A. Sorokin

Pitirin Sorokin berpendapat bahwa perubahan sosial dalam masyarakat bisa bersifat periodik maupun bersifat nonperiodikl. Lebih jauh, Pitirin Sorokin mengatakan bahwa kalau perubahan-perubahan dalam masyarakat itu terjadi secara periodik atau bersifat tetap, maka justru perubahan yang terjadi merupakan perubahan-perubahan yang kurang baik. Perubahan yang baik justru perubahan yang bersifat fleksibel sesuai dengan tuntunan dan keinginan masyarakat sesuai dengan perkembangan yang diperlukan.

Menurut F. Ogburn

Menurut Ogburn, perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat disebebkan karena adanya kondisi-kondisi tertentu. Misalnya kondisi ekonomis, kondisi teknologis, kondisi geografis, kondisi biologis, sehingga terjadi perubahan-perubahan pada aspek kehidupan sosial lainnya.

Menurut Mac Iver dan Charles H. Page

Menurut Mac Iver dan Charles H. Page, perubahan sosial dalam masyarakat terjadi karena masyarakat ingin mempertahankan keseimbangan, sementara waktu terus berjalan. Keadaan yang ada dalam masyarakat tidak lagi sesuai dengan keinginan. Oleh sebab itu masyarakat di tuntut melakukan penyesuaian agar keseimbangan dalam masyarakat tetap terwujud.

Menurut Samuel Koening

Menurut Samuel Koening dalam bukunya yang berjudul Man and Society dijelaskan bahwa perubahan sosial dan kebudayaan yang terjadi dalam masyarakat merupakan sesuatu yang wajar yang timbul dari pergaulan hidup manusia itu sendiri.

Ciri-ciri perubahan sosial pada masyarakat tradisional sebagai berikut:

  • Proses perubahan berlangsung secara lambat.
  • Tanpa adanya suatu perencanaan yang matang.
  • Proses perubahannya langsung relatif lebih kondusif artinya tidak mengandung banyak pertentangan dan permusuhan di antara unsur sosial yang ada.
  • Proses perubahannya didasarkan pada tradisi-tradisi yang ada.

Ciri-ciri perubahan sosial pada masyakarakat modern sebagai berikut:

  • Proses perubahannya berlangsung secara cepat.
  • Adanya perencanaan yang matang serta diadministrasikan secara sistematis.
  • Seringkali proses perubahan berlangsung secara tidak kondusif, artinya sering mengandung banyak pertentangan dan permusuhan di antara unsur yang ada.
  • Proses perubahannya berisifat rasional yang dilandasi oleh akal pikiran manusia dan ilmu pengetahuan.

Lalu perubahan sosial apakah yang baik? semuanya baik tergantung pada situasi dan kondisi yang terjadi dalam masyarakat tersebut, dalam artian perubahan sosial memang tidak dapat dipaksakan dan kelangsungannya berlangsung secara alami.

Demikianlah penjelasan tentang Pengertian Perubahan Sosial dan Ciri-cirinya yang dapat serba-makalah sajikan. Semoga bermanfaat, terimakasih banyak.

Nb:

Priyono, Sosiologi Kelas XII untuk SMA/MA,  (Jawa Timur: Masmedia, 2013), hlm. 3-4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *