Perwasitan dalam Sepak Bola Lengkap

Diposting pada

Perwasitan dalam Sepak Bola– Bagaimana perwasitan dalam sepak bola. Berikut akan dijelaskan perwasitan dalam permainan sepak bola.

Perwasitan dalam Sepak Bola

Untuk mengetahui pengertian wasit ada artikel dari wikipedia.org

Syarat-syarat menjadi Wasit

Untuk menjadi wasit harus memenuhi persyaratan sebagai berikut.

  • Berbadan sehat menurut keterangan dokter (tidak berkacamata, tidak buta warna, dan penglihatan baik).
  • Umura antara 24 sampai 40 tahun.
  • Berijazah SMA atau sederajat.
  • Memahami dan melaksanakan janji wasit.
  • Mengetahui dan memahami peraturan sepak bola dengan baik.
perwasitan dalam sepak bola
sumber: piabay.com
Perlengkapan Wasit
  • Perlengkapan pakaian dan sepatu bola yang lengkap.
  • Peluit.
  • Notes dan alat tulis.
  • Pencatat waktu (jam, stop match).
  • Koin untuk undian.
  • Kartu merah dan kartu kuning.
Kerja Sama antara Wasit, Hakim Garis, dan Wasit Cadangan

Dalam memimpin suatu perrandingan wasit dibantu oleh 2 orang hakim garis dan 1 wasit cadangan. Tugas dan kewenangan yang diberikan kepadanya dimulai setelah memasuki lapangan permainan. Wasit dan hakim garis harus saling bekerja sama yang baik dalam menjalankan tugasnya, supaya pertandingan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Berhasil atau tidaknya seorang wasit dalam memimpin tergantung dari kerja sama pengadil lapangan tersebut.

Tugas Seorang Wasit

  • Menegakkan dan menjalankan peraturan.
  • Membuat putusan yang memihak pada tim yang membuat pelanggaran.
  • Membuat catatan jalannya pertandingan.
  • Memberikan hukuman tentangan (penalty kick).
  • Memberikan tendangan bebas langsung atau tidak langsung.
  • Memberikan teguran dan peringatan pada pemain yang membuat pelangaran.
  • Menghentikan permainan untuk sementara atau seterusnya.
  • Menentukan bola sesuai dengan syarat atau standar tidak.

Tugas Hakim Garis

  • Membantu tugas wasit dengan berpegang teguh pada peraturan-peraturan yang berlaku.
  • Memberi isyarat kepada wasit dalam hal-hal sebagai berikut: (1). Menentukan arah bola (trow in, corner kick, goal kick). (2) Menentukan seorang pemain off-side atau tidak.
hakim garis
sumber: pixabay.com

Tugas Wasit Cadangan

  • Menggantikan wasit atau hakim garis apabila ada yang berhalangan.
  • Mengurus pergantian pemain.
  • Memberi isyarat pada wasit jika pertandingan sudah selesai.
  • Mengatur official dan pemain pengganti.
  • Menerima isyarat dari wasit tentang penghentian pertandingan.
  • Memberikan pendapatnya bila diterima oleh wasit utama.
Isyarat-isyarat Wasit dan Hakim Garis

Isyarat ialah sutau tanda berkenaan dengan permainan. Dalam permainan sepak bola isyarat tersebut dapat diberikan oleh wasit atau hakim garis, atau wasit pengganti.

a. Isyarat Wasit

Bunyi Peluit

Bunyi peluit dari wasit umumnya ada 2 macam yang didasarkan atas tujuan atau kegunaannya. Bunyi peluit dua kali pendek yang diikuti panjang. Ini digunakan wasit sebagai isyarat dalam hal-hal sebagai berikut:

  • Agar para pemain siap untuk memasuki lapangan permainan.
  • Permainan dalam babak 1 selesai.
  • Permainan dalam babak 2 selesai.

Bunyi peluit panjang satu kali, ini digunakan wasit sebagai isyarat dalam hal-hal berikut ini.

  • Permainan dapat dimulai
  • Penghentian permainan untuk sementara karena ada kejadian: (1). Terjadi pelanggaran atas peraturan karena ada kejadian. (2) Bola keluar lapangan. (3) Terjadi gol. (4) Adanya Pemain yang cidera. (5) Gangguan oleh cuaca atau penonton.

Gerakan Tangan

Untuk lebih memperjelas keputusannya isyarat wasit yang berupa bunyi peluit akan diikuti dengan gerakan tangan sebagai isyarat. Isyarat tangan itu diantaranya:

  • Mengangkat salah satu tangan lurus ke atas baik tangan kanan atau kiri berarti, terjadi pelanggaran dengan hukuman tendangan bebas tidak langsung.
  • Mengangkat kedua tangan di depan dada menghadap ke bawah dan digerakkan menyilang berarti, tidak terjadi pelanggaran.
  • Kedua tangan menggantung sejajar di samping badan dengan telapak tangan menghadap kedepan selanjutnya digerakkan ke depan berarti, meminta pemain untuk mundur ke belakang.
  • Salah satu tangan meunjuk titik tengah berarti, terjadi bola masuk ke gawang/gol secara sah.
  • Salah satu tangan menunjuk ke suatu tempat, sedang tangan yang lain menunjuk ke suatu arah, berarti menunjukkan tempat terjadinya pelanggaran dan arah bola.
  • Pada permulaan permainan wasit mengangkat salah satu tangan ke arah hakim garis dan pemain, berarti meminta yang bersangkutan siap untuk memulai pertandingan.
Isyarat Hakim Garis

Untuk memberikan isyarat hakim garis menggunakan bendera. Isyarat itu adalah mengangkat bendera lurus ke atas, berarti memberitahu kepada wasit untuk menghentikan permainan karena bola keluar atau ada kejadian ataupun terjadi pelanggaran, dengan menunjukkan bendera ke arah tempat tersebut.

Isyarat Wasit Cadangan

Isyarat dari wasit cadangan diberikan dari luar lapangan, isyarat itu antara lain:

  • Adanya pergantian pemain;
  • Memberitahukan sisa waktu pertandingan.

Demikianlah penjelasan mengenai “Perwasitan dalam Sepak Bola“. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Terimakasih banyak.

Baca juga;

Pola Penyerangan dan Pertahanan dalam Sepak Bola

Salah dari: “kangtoha

Sumber materi: Modul Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Untuk SMA/SMK/MA Kelas XII Semester 1, (Solo: CV. Mandiri Sukses Sejahtera,_)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *