SRIKAYA (Annona Squamosa L)

Diposting pada
SRIKAYA (Annona Squamosa L)

Berikut akan dijelaskan tentang tanaman srikaya (annona squamosa l). Selamat membaca.

Tumbuhan/pohon srikaya akhir-akhir ini sudah mulai jarang ditemukan ditanam orang. Padahal tumbuhan ini buahnya anak sekali rasanya. Tinggi pohon srikaya sekitar 2 sampai 7 m. Bentuk daunya memanjang dan meruncing pada ujungnya dan tumbuh bersilang pada dahan-dahan. Letak bunganya teratur, tumbuh berhadapan dengan letak daun. Bentuk kuntum bunga bulat dan runcing ujungnya, dengan kelopak tebal berdaging, dan berwarna kekuning-kuningan atau putih perak.

SRIKAYA (Annona Squamosa L)

Bentuk buah srikaya bulat dan mengecil ke bagian ujungnya. Kulitnya berbenjol-benjol kasar, bersusun rapi, dan berwarna hijau keputih-putihan. Buah yang tua berwarna hujai kekuning-kuningan. Buah srikaya jarang masak di pohon karena selalu menjadi sasaran kelelawar, codot, dan burung. Baging buah srikaya berwarna putih kasar dan banyak biji. Baunya harum dan manis rasanya. Biasanya petani memetiknya setelah buah itu cukup tua untuk diperam. Setelah 2-3 hari diperam, buah baru akan masak dan dapat dimakan dalam keadaan segar atau dibuat campuran es sirop.

Buah srikaya ini tidak termasuk dalam kelompok buah meja. Buah ini lebih pantas masuk dalam kelompok buah penyegar.

Sekarang ini tumbuhan srikaya hanya satu dua dapat kita temukan di desa di pedalaman. Itulah sebabnya mengapa buah srikaya hampir tidak ada sama sekali dijual di pasar-pasar buah. Jadi pantas kalau dibilang tumbuhan buah srikaya adalah buah tanaman langka.

Perlu kalian ketahui bahwa tumbuhan srikaya berasal dari Amerika Selatan. Kemudian tumbuhan ini menyebar ke daerah-daerah beriklim tropika, seperti kawasan Asia sampai ke Afrika.

Tumbuhan srikaya tumbuh subur pada semua jenis tanah, terutama tanah yang berbatu-batu dan beriklim kering, dengan ketinggian 5-100 m dari permukaan laut.

Masyarakat di pedesaan biasa memperbanyak tumbuhan ini melalui bijinya.

Cara bertanam tanaman srikaya
  • Ambilah biji-biji srikaya dari buah yang cukup tua dan telah masak. Cuci, lalu jemur dan dikeringkan selama 2-3 hari.
  • Tanamlah biji-biji bibit itu pada kotak pesemaian yang telah diisi media tanah+kompos dengan ukuran 1:1 dan dengan jarak tanam 5×5 cm.
  • Letakkan kota pesemaian pada tempat yang terkena sinar matahari pagi. Siramlah pesemaian itu setiap hari secara teratur. Biji/benih akan tumbuh pada 3-4 minggu setelah penebaran/pendederan. Bila bibit telah berumur 1,5-2 bulan, pindahkanlah pada kantong polybag yang telah berisi tanah+kompos.
  • Tempatkan bibit-bibit dalam polybag di bawah naungan pepohonan, tetapi terkena sinar matahari pagi.
  • Pada masa pendederan ini, bibit setiap hari harus selalu disiram secara teratur. Terkecuali hari hujan.
  • Bila bibit telah tinggi sekitar 1 m, dipindahkan ke kebun.
  • Siapkan lubang penanaman ukuran 40x40x50 cm. Aduklah tanah galian dengan 2 kaleng blek pupuk kandang. Masukan kembali tanah yang diaduk itu ke lubang galian.
  • Waktu bibit hendak di tanam, sebaiknya polibagnya dilepas. Bibit di tanam berikut tanah yang mengikat akarnya.
  • Penyiraman tetap harus dilakukan sampai tanaman betul-betul tumbuh kuat.
  • Tumbuhan srikaya sudah dapat dipetik hasilnya pada umur sekitar 3-4 tahun setelah penanaman.

Demikianlah penjelasan tentang SRIKAYA (Annona Squamosa L) yang dapat serba-makalah sajikan. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Terimakasih banyak.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *