Bacaan Lafadz Niat dan Doa Zakat Fitrah di Bulan Suci Ramadhan

Diposting pada
Doa Zakat Fitrah

Doa zakat fitrah – Zakat merupakan bagian dari pada rukun islam yang wajib dipenuhi oleh seorang muslim. Zakat terbagi menjadi dua macam yakni zakat fitrah dan zakat mal atau zakat harta benda. Zakat fitrah ialah zakat yang biasa dilaksanakan oleh umat islam pada saat mulai dari awal bulan ramadhan hingga pada saat sebelum sholat idul fitri dilaksanakan. Sedangkan zakat mal hanya diwajibkan oleh orang – orang yang mampu saja dalam artian harta bendanya sudah mencapai satu nishob. Sedangkan bagi mereka yang belum mampu tidak diwajibkan untuk melaksanakan zakat mal.

Zakat yang akan kita bahas kali ini ialah zakat fitrah yang merupakan zakat wajib setiap umat islam baik laki – laki maupun perempuan, dewasa maupun anak – anak, besar atau pun kecil, tua maupun muda, sakit atau pun sehat. Selama orang – orang muslim tersebut masih hidup atau menemui bulan Ramadhan maka tetap wajib membayar zakat fitrah sebagai bentuk mensucikan diri dan jiwa. Bahkan seorang bayi yang baru lahir pun ketika ia lahir menemui bulan Ramadhan maka juga diwajibkan untuk membayar zakat. Dan bagi orang yang meninggal pun selama ia masih menemui bulan Ramadhan pada saat itu maka juga tetap diwajibkan untuk membayar zakat. Jadi, sudah jelas bahwasanya zakat diwajibkan kepada siapa pun yang masih menemui bulan Ramadhan sekalipun ia tidak menemui idul fitri.

doa zakat fitrah

Dalam melaksanakan zakat fitrah, kita juga diwajibkan untuk niat sebagai salah satu dari pada rukunnya zakat. Adapun bacaan daripada niat doa zakat fitrah ialah sebagai berikut:

1. Lafadz niat doa zakat untuk diri sendiri

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِيْ فَرْضًا للهِ تَعَالَى

2. Lafadz niat doa zakat untuk isteri

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ زَوْجَتِيْ فَرْضًا للهِ تَعَالَى

Khusus yang nomor tiga dan empat di bawah ini titik – titik tersebut supaya disebutkan nama anaknya.

3. Lafadz niat zakat untuk anak laki – laki

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ وَلَدِيْ ………… فَرْضًا للهِ تَعَالَى

4. Lafadz niat zakat untuk anak perempuan

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ بِنْتِيْ ………… فَرْضًا للهِ تَعَالَى

5. Lafadz niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan seluruh anggota keluarga

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنِّيْ وَ عَنْ جَمِيْعِ مَنْ يَلْزَمُنِيْ نَفَقَاتُهُمْ فَرْضًا للهِ تَعَالَى

Nomor lima ini merupakan lafadz niat zakat fitrah secara umum untuk seluruh anggota keluarga. Jadi, tanpa harus melafalkan niat satu per satu kita sudah bisa mencakup semuanya dengan niat zakat yang terakhir ini.
Selain membaca doa zakat fitrah tersebut, kita juga harus mengeluarkan zakat fitrah berupa makanan pokok yang ada di daerah kita. Karena kita hidup di Indonesia yang notabene mayoritas masyarakatnya mengkonsumsi beras sebagai makanan pokok sehari – hari, maka kita pun juga diwajibkan untuk mengeluarkan zakat dalam bentuk beras. Adapun berat dari pada beras yang wajib kita keluarkan untuk zakat ialah 2.7 kilogram. Setelah kita memberikan zakatnya kepada mustahiq zakat yang jumlahnya ada 8, kita dianjurkan untuk membaca doa zakat fitrah sebagai berikut:

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Demikianlah penjelasan singkat terkait doa zakat fitrah yang bisa serba makalah sampaikan. Semoga bermanfaat untuk kita semua dan bisa memberikan tambahan informasi keislaman kita. Wallahu a’lam bisshawab. Referensi lainnya, ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *