Doa Bersetubuh dalam Islam

Diposting pada
Doa Bersetubuh dalam Islam

Doa bersetubuh – seperti halnya yang sudah kita ketahui selama ini bahwa sebelum memulai dan sesudah selesai melakukan sesuatu kita dianjurkan untuk membaca doa. Termasuk di dalam anjuran ini ialah ketika hendak mendatangi seorang isteri atau sesudahnya kita pun juga dianjurkan untuk membaca doa bersetubuh atau jima’. Alasan dari adanya perintah supaya berdoa terlebih dahulu sebelum mendatangi isteri untuk berjima’ ialah tak lain datang dari salah satu hadits shahih dari sahabat Abbas r.a yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim sebagai berikut:

ﻋَﻦْ ﺍﺑْﻦِ ﻋَﺒَّﺎﺱٍ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻬُﻤَﺎ ﻗَﺎﻝَ ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲُّ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ : ( ﻟَﻮْ ﺃَﻥَّ ﺃَﺣَﺪَﻫُﻢْ ﺇِﺫَﺍ ﺃَﺭَﺍﺩَ ﺃَﻥْ ﻳَﺄْﺗِﻲَ ﺃَﻫْﻠَﻪُ ﻗَﺎﻝَ ﺑِﺎﺳْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺟَﻨِّﺒْﻨَﺎ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥَ ﻭَﺟَﻨِّﺐْ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥَ ﻣَﺎ ﺭَﺯَﻗْﺘَﻨَﺎ ، ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﺇِﻥْ ﻳُﻘَﺪَّﺭْ ﺑَﻴْﻨَﻬُﻤَﺎ ﻭَﻟَﺪٌ ﻓِﻲ ﺫَﻟِﻚَ ﻟَﻢْ ﻳَﻀُﺮَّﻩُ ﺷَﻴْﻄَﺎﻥٌ ﺃَﺑَﺪًﺍ

Artinya: Jika salah seorang dari kalian hendak mendatangi (menyetubuhi) istrinya berdoa “Bismillaahi Alloohumma jannibnasy syaithoona wajannibisy syaithoona maa rozaqtanaa” maka jika Allah mentakdirkan memiliki anak melalui persetubuhan itu, maka ia (anak itu) tidak akan dibahayakan oleh syaitan selama-lamanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

doa bersetubuh

Adapun bacaan doa bersetubuh dapat kita ambil dari matan hadits tersebut seperti yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW yakni:

ﺑِﺎﺳْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺟَﻨِّﺒْﻨَﺎ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥَ ﻭَﺟَﻨِّﺐْ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥَ ﻣَﺎ ﺭَﺯَﻗْﺘَﻨَﺎ

Artinya: Dengan menyebut nama Allah, Yaa Allah, Jauhkanlah kami dari syaitan, dan jauhkan syaitan dari apa (anak) yang telah engkau rizkikan kepada kami” (HR. Bukhari dan Muslim).

Tujuan dari membaca doa bersetubuh tersebut ialah supaya diberikan keselamatan terutama supaya pasangan suami isteri dijauhkan dari godaan syaitan. Selain itu juga memohonkan kepada anak keturunan nantinya supaya juga dijauhkan dari syaitan sehingga kelak anak turunannya dapat menjadi orang yang shalih shalihah dan beriman kepada Allah SWT. Ulama’ lain juga ada yang berpendapat bahwasanya syaitan tidak akan menjerumuskan juga tidak akan terjadi fitnah di kala kelahiran sang anak.

Selain dianjurkan untuk membaca doa bersetebuh, pasangan suami isteri yang hendak melakukan jima’ juga diperintahkan untuk:

  • berwudhu terlebih dahulu.
  • Selain itu, ada adab lain yang juga harus dipenuhi ketika pasangan suami isteri hendak melakukan hubungan badan atau jima’ yaitu supaya melipat pakaiannnya. Seperti yang dikutip dari kita Qurrotul ‘Uyun bahwasanya pakaian ketika dilepas untuk jima’ harus dilipat agar tidak jadikan rumah bagi syaitan.
  • Tak hanya itu saja, dalam berjima’ seorang pasangan suami isteri juga tidak boleh terlalu terbuka melainkan tetap harus menggunakan penutup meskipun hanya berupa sehelai selimut. Jika tanpa penutup maka diibaratkan seperti keledai.

Oleh karena itu, setiap pasangan suami isteri yang sudah menikah penting untuk membekali diri dengan berbagai pengetahuan keagamaan khususnya yang berkaitan dengan rumah tangga.

Demikian mulianya agama Islam mengatur kita sehingga apa pun tidak lepas dari adab supaya sebagai manusia kita ada bedanya dengan binatang. Demikian penjelasan tentang doa bersetubuh dan adab – adab yang harus dipenuhi yang dapat serba makalah sajikan. Mohon maaf bila ada kesalahan. Semoga bermanfaat. Referensi lainnya. ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *