KUHD Pasal 12, Pasal 15, Pasal 16, Pasal 17, Pasal 18

Diposting pada
KUHD Pasal 12, Pasal 15, Pasal 16, Pasal 17, Pasal 18

Pada kesempatan kali ini serba makalah akan menyajikan KUHD Pasal 12, Pasal 15, Pasal 16, Pasal 17, Pasal 18.  Masing masing pasal akan dijabarkan dalam pembahasan di bawah ini. Berikut bunyi masing masing pasal KUHD baik itu KUHD Pasal 12, Pasal 15, Pasal 16, Pasal 17, Pasal 18.

KUHD adalah singkatan dari Kitab Undang Undang Hukum Dagang, termasuk salah satu doktrin yang mengatur tentang hukum, khususnya hukum dagang.

KUHD Pasal 12, Pasal 15, Pasal 16, Pasal 17, Pasal 18

Pasal 12

(s.d.u. dg. S.1927-146; S.1938-276.) Tiada seorang pun dapat dipaksa untuk memperlihatkan pembukuannya kecuali untuk mereka yang mempunyai kepentingan langsung sebagai ahli waris, sebagai pihak yang berkepentingan dalam suatu persekutuan, sebagai persero, sebagai pengangkat Pimpinan perusahaan atau pengelola dan akhirnya dalam hal kepailitan. (KUHPerd.573, 1082; KUHD 35, 67.)

Pasal 13

Dihapus dg. S.1927-146.

BAB III

BEBERAPA JENIS PERSEROAN

Bagian 1

Ketentuan-ketentuan Umum

Pasal 14

Dihapus dg. S.1938-276.

Pasal 15

(s.d.u. dg. S.1938-276.) Perseroan-perseroan yang disebut dalam bab ini dikuasai oleh perjanjian pihak-pihak yang bersangkutan, oleh Kitab Undang-undang ini dan oleh Kitab Undang-undang Hukum Perdata. (KUHPerd. 1618 dst., KUHD 1.)

Bagian 2

Perseroan Firma Dan Perseroan Dengan Cara meminjamkan Uang Atau Disebut
Perseroan Komanditer.

Pasal 16

(s.d.u. dg. S. 1938-276.) Perseroan Firma adalah suatu perseroan yang didirikan untuk melakukan suatu usaha di bawah satu nama bersama. (KUHD 19 dst., 22 dst., 26-11, 29; Rv.6-5o, 8-2 o, 99.)

Pasal 17

Tiap-tiap persero kecuali yang tidak diperkenankan, mempunyai wewenang untuk bertindak, mengeluarkan dan menerima uang atas nama perseroan, dan mengikat perseroan kepada pihak ketiga, dan pihak ketiga kepada perseroan. tindakan-tindakan yang tidak bersangkutan dengan perseroan, atau yang bagi para persero menurut perjanjian tidak

berwenang untuk mengadakannya, tidak dimasukkan dalam ketentuan ini. (KUHPerd. 1632, 1636, 1639, 1642; KUHD 20, 26, 29, 32.)

Pasal 18

Dalam perseroan firma tiap-tiap persero bertanggung jawab secara tanggung renteng untuk seluruhnya atas perikatan-perikatan perseroannya. (KUHPerd.1282, 1642, 1811.)

Demikianlah KUHD Pasal 12, Pasal 15, Pasal 16, Pasal 17, Pasal 18 yang dapat serba makalah sajikan. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Terimakasih banyak dan mohon maaf.

Sumber KUHD Pasal 12, Pasal 15, Pasal 16, Pasal 17, Pasal 18: KUHD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *