Lafadz Bacaan Doa Iftitah dan Fadhilahnya dalam Sholat

Diposting pada
Lafadz Bacaan Doa Iftitah dan Fadhilah Membaca Doa Iftitah dalam Sholat

Doa iftitah – Salah satu amalan sunnah yang ada dalam sholat fardhu lima waktu adalah membaca doa iftitah. Bacaan doa iftitah ini dilaksanakan setelah takbiratul ihram (bacaan: Allahu akbar yang pertama). Menurut jumhur ulama’ (mayoritas ulama’) hukum dari pada membaca doa iftitah pada saat sholat ini sunnah dan tidak sampai diwajibkan. Namun alangkah lebih baik jika setiap muslim yang mengerjakan sholat supaya membaca doa iftitah terlebih dahulu sebelum membaca surah al Fatihah. Untuk bacaan 2 yang wajib ada dalam sholat baca artikelnya di “sini

Terdapat dua versi doa iftitah yang sering digunakan oleh umat muslim ketika mengerjakan sholat seperti yang dikutip dari kitab Fiqh Fathul Mu’in. Adapun bacaan dari pada doa iftitah ialah sebagai berikut:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. إِنِّىْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Artinya: “Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya. Segala puji yang sebanyak-banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukan-Nya. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagi-Nya. Dengan semua itulah aku diperintahkan dan aku adalah termasuk orang-orang yang berserah diri (muslim).”

doa iftitah

Atau bisa juga berdoa dengan kalimat doa iftitah yang ini :

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ، كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالبَرَدِ

Artinya: Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahanku sebagaimana Engkau telah menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah sucikanlah kesalahanku sebagaimana pakaian putih yang discucikan dari kotoran. Ya Allah, bersihkanlah kesalahanku dengan air, salju, dan air dingin.

Keutamaan atau fadhilah dari pada membaca doa di atas itu sangatlah besar seperti yang dikutip dari Hadits riwayat Muslim yang artinya adalah sebagai berikut:

Saya melihat ada 12 malaikat yang berebut untuk mengantarkan doa ini (kepada Allah).” (HR. Muslim 1385)

Pada intinya doa di atas berisi doa – doa dan pujian terhadap Allah SWT. Doa atau permohonan iftitah berisi permohonan supaya diberikan akhlak yang baik serta dijauhkan dari segala maksiyat dan dihapuskan segala kesalahannya. Karena begitu besarnya keutamaan dari membaca doa tersebut ini maka sangatlah dianjurkan bagi setiap muslim untuk membca doa tersebut dalam sholatnya, baik untuk sholat fardhu maupun sholat sunnah. Sedangkan untuk sholat sunnah yang jumlah rakaatnya banyak seperti sholat tarawih 20 rakaat, maka ada juga sebagian ulama’ yang membolehkan untuk tidak membaca doa tersebut (iftitah). Ketika dalam sholat berjamaah pun seorang makmum juga di sunnahkan untuk membaca doa/permohonan iftitah meskipun imamnya pada saat itu sedang membaca surah al Fatihah.

Melihat betapa agungnya keutamaan atau fadhilah dari membaca doa di atas (doa/permohonan iftitah) seperti yang sudah disebutkan dalam beberapa hadits, maka sebagai umat muslim sebaiknya kita berusaha untuk tidak pernah meninggalkan doa iftitah dan istiqomah untuk terus menjadikannya sebagai amalan tambahan dalam sholat terutama sholat fardhu. Demikian ulasan mengenai pentingnya doa iftitah dan lafadz doa iftitah yang dapat serba makalah sajikan. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bisshawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *