Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)

Diposting pada
Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)

Pemilihan Umum (pemilu) dan pemilihan kepala daerah (pilkada) merupakan wujud dari demokrasi. Dimana rakyat bebas untuk memilih siapa pemimpin mereka.

Pemilihan Umum (Pemilu)

Dalam negara yang menganut paham demokrasi seperti Indonesia, pemilu adalah wujud kekuasaan rakyat yang paling nyata. Pemilu menjadi sangat penting dalam kehidupan bernegara, karena pemilu memberi kesempatan untuk memilih wakil-wakil rakyat yang akan duduk dalam lembaga perwakilan rakyat tingkat pusat maupun daerah. Wakil rakyat ini nantinya akan duduk dalam keanggotaan MPR, DPR, DPD, dan DPRD. Pemilu juga dilakukan untuk memilih presiden dan wakil presiden Republik Indonesia secara langsung.

Pelaksanaan pemuli di Indonesia diselenggarakan dengan berpedoman pada asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Secara umum, pemilu memiliki tujuan sebagai berikut:

  1. Melaksanakan kedaulatan rakyat.
  2. Sebagai perwujudan hak asasi rakyat dalam bidang politik.
  3. Untuk memilih wakil-wakil rakyat yang duduk di DPR, DPD, DPRD, serta memilih presiden dan wakil presiden secara langsung.
  4. Melaksanakan pergantian pejabat pemerintahan secara damai, aman, dan tertib.
  5. Menjamin kelancaran pembangunan nasional Indonesia.

Pemilu dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Pemilu diselenggarakan oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum).

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)

Pilkada adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat di wilayah provinsi, kabupaten, atau kota berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 untuk memilih kepala daerah dan wakil kepala daera.

Pilkada yang dilakukan secara langsung dilaksanakan untuk pertama kalinya pada bulan Juni 2005. Sebelumnya, proses pilkada dalam hal tata cara pemilihan, pengesahan, dan pemberhentian kepala daerah secara prosedural kewenangannya masih berada di tangan DPRD.

Secara umum, proses pelaksanaan pilkada dibagi dalam tahap-tahap sebagai berikut:

  1. Tahap persiapan pemilihan.
  2. Tahap penyelenggaraan pemilihan.
  3. Tahap penetapan pemilih.
  4. Tahap pendaftaran dan penetapan pasangan calon.
  5. Tahap kampanye.
  6. Tahap pemungutan dan perhitungan suara.
  7. Tahap penetapan calon terpilih, pengesahan, pengangkatan, dan pelantikan.

KPUD (Komisi Pemilihan Umum Daerah) diberi wewenang khusus untuk menyelenggarakan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah di setiap provinsi dan/atau kabupaten/kota. Kewenangan KPUD Provinsi, kabupaten, dan kota dibatasi sampai penetapan calon terpilih. Selanjutnya KPUD menyerahkan kepada DPRD untuk diproses pengesahannya oleh pemerintah.

Demikianlah penjelasan tentang Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dapat serba-makalah sajikan. Semoga bermanfaat untuk kita semua, terimakasih banyak.

Nb:

LKS FOKUS KELAS VI UNTUK SD/MI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *