Pengertian Tawaduk, Taat, Kanaah, dan Sabar

Diposting pada
Pengertian Tawaduk, Taat, Kanaah, dan Sabar

Pengertian Tawaduk, Taat, Kanaah, dan Sabar – Berikut ini akan diuraikan apa itu pengertian tawaduk, taat, kanaah, dan sabar. Berikut penjelasannya. Semua itu termasuk akhlaq terpuji/akhlaq yang baik.

Pengertian akhlaq itu apa silahkan baca: ini

Pengertian Tawaduk

Tawaduk adalah sikap merendahkan hati, baik di hadapan Allah SWT, maupun sesama manusia adalah arti dari tawaduk. Sikap tawaduk merupakan bagian dari akhlakul karimah. Manusia yang sadar akan hakikat kejadian dirinya tidak akan pernah mempunyai alasan untuk merasa lebih baik antara yang satu dengan yang lainnya.

Pengertian Taat

Taat adalah tunduk dan patuh, baik terhadap perintah Allah SWT, Rasul-Nya, maupun ulil amri (pemimpin). Sebagaimana firman Allah SWT.

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad SAW) dan ulil amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. Kemudian, jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunahnya), jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian, itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatya.” (Q.S. An Nisa: 59).

Pengertian Tawaduk, Taat, Kanaah, dan Sabar

Pengertian Kanaah

Merasa cukup atas apa yang telah dikaruniakan Allah SWT, kepada kita sehingga mampu manjauhkan diri dari sifat tamak adalah arti kanaah. Pemahaman bahwa rezeki yang kita dapatkan sudah menjadi ketentuan Allah SWT. Apa pun yang kita terima dari Allah SWT, merupakan karunia yang tidak terhingga merupakan dasar dari perilaku kanaah. Sebagaimana firman Allah SWT.

Artinya: “Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya.” (Q.S. Hud: 6).

Setiap rezeki yang kita peroleh adalah dari Allah SWT. Akan tetapi, tidak berarti kita harus pasrah tanpa ada ikhtiar atau usaha, justru kita dituntut untuk berusaha semaksimal mungkin demi meninggalkan kesejahteraan hidup.

Pengertian Sabar

Menahan diri dari segala sesuatu yang tidak disukai karena mengharap ridha dari Allah SWT, adalah arti sabar. Firman Allah SWT:

Artinya: “…dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu, sesunggunya yang demikian itu termasuk perkara yang penting.” (Q.S. Lukman: 17)

Sebagai seorang muslim kita dituntut untuk bersabar terhadap musibah atau cobaan, seperti kematian, sakit, kelaparan, atau kegagalan atas sebuah cita-cita. Namun demikian, tidak berarti kita hanya bersabar terhadap hal-hal yang tidak disukai, tetapi bisa juga berupa hal-hal yang disukai misalnya segala kenikmatan duniawi. Sabaar dalam hal ini berarti menahan dan mengekang diri dari memperturutkan hawa nafsu.

Materi Pengertian Tawaduk, Taat, Kanaah, dan Sabar bersumber dari:

Ringkasan Materi dan Latihan Soal WAJAR (Penunjang Program Wajib Belajar) untuk SMP/Mts Kelas VII Semester 1, KTSP 2006, Pendidikan Agama Islam.

Demikianlah Pengertian Tawaduk, Taat, Kanaah, dan Sabar yang dapat serba-makalah sajikan, semoga bermanfaat untuk kita semua, terimakasih banyak dan mohon maaf.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *